Quba; Masjid Pertama yang Dibangun Nabi Muhammad

7/07/2017

Quba; Masjid Pertama yang Dibangun Nabi Muhammad

Quba; Masjid Pertama yang Dibangun Nabi Muhammad
Tak sedikit orang Islam mengira bahwa masjid Nabawi adalah masjid yang dibangun pertama kali oleh Rasulullah Saw.. Padahal anggapan itu keliru. Sesungguhnya, masjid Nabawi merupakan masjid kedua yang dibangun langsung oleh Rasulullah setelah masjid Quba. Masjid inilah yang pertama kali didirikan Rasulullah SAW, saat beliau hijrah dari Makkah ke Madinah. Beberapa kilometer sebelum memasuki Madinah, Rasulullah SAW bersama Abu Bakar membangun masjid di daerah Quba, yang sekarang dinamakan dengan Masjid Quba.

Saat kita berkunjung ke Madinah, ada satu masjid yang sering disinggahi jamaah haji dan umroh. Inilah Masjid Quba yang beralamat di Al Hijrah Road, jaraknya hanya 5 km sebelah selatan Masjid Nabawi di Madinah.

Dari berbagai catatan sejarah, Masjid Quba dibangun oleh Nabi Muhammad kala dirinya sedang hijrah dari Makkah ke Madinah di tahun pertama Hijriah. Nabi Muhammad bahkan meletakkan batu pertama pembuatan masjid ini. Kemudian para sahabat menyelesaikan Masjid Quba perlahan-lahan. Rasulullah pernah tinggal 14 hari saat hijrah untuk menunggu Ali Bin Abi Thalib dari Makkah. Bahkan setelah tinggal di Madinah, Nabi Muhammad selalu mengunjungi Masjid Quba setiap hari Sabtu.

Masjid ini dianggap sebagai masjid suci keempat setelah Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsa di Palestina. Ada sebuah hadits Nabi yang menyebutkan berwudhu di rumah dan lalu salat 2 rakaat di Masjid Quba, maka pahalanya setara satu kali ibadah umroh.

Saat berada di sana, terasa betul kalau masjid ini cukup luas. Ukurannya 5.860 m2 dengan kapasitas 20 ribu jamaah. 4 Minaret menjulang dengan anggunnya. Area parkirnya cukup besar untuk menampung puluhan bus jamaah umroh.

Masjid yang besar ini bukanlah masjid yang asli. Renovasi besar dilakukan tahun 1986 oleh arsitek terkemuka Abdel Wahed El Wakil. Namun bangunan lama memang dihancurkan dan diganti dengan yang baru. Renovasi terakhir dilakukan tahun 2012 dengan ongkos SR 100 juta (Rp 354 miliar).

Suasana di dalam Masjid Quba (Fitraya/detikTravel)Suasana di dalam Masjid Quba (Fitraya/detikTravel)
Masuk ke dalam, kita bisa melihat area salat yang cukup luas. Dekorasi interior, lampu gantung dan kaligrafi menghias langit-langit masjid.

Masjid Quba juga punya area terbuka di tengah masjid tanpa atap. Jamaah juga bisa salat di bawah langit terbuka. Kalau haus, Masjid Quba juga menyediakan air zamzam yang dibawa dari Masjidil Haram.

Masjid Quba adalah bangunan bersejarah yang tak ternilai harganya bagi umat Muslim. Umurnya kini 1438 tahun. Masjid Quba adalah satu destinasi yang bikin kita rindu Tanah Suci.