NU Bondowoso Bertekad Gagalkan Acara Syi'ah

3/26/2016

NU Bondowoso Bertekad Gagalkan Acara Syi'ah

Tags

Gerakan syi'ah semakin hari semakin merajalela. Dengan dalih 'Islam Cinta,' gerakan ini menurut rencana akan mengadakan kegiatan di kota Bondowoso, Jawa Timur dengan nara sumber tokoh-tokoh Syi'ah seperti Jalaluddin Rahmad, Haidar Baqir, dan lainnya. Namun demikian, kegiatan ini tidak disetujui oleh kalangan santri dan aswaja NU Bondowoso. Oleh karenanya, KH. Muhammad Hasan Abdul Muiz sebagai perwakilan ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah wilayah Bondowoso memberikan pernyataan sebagai berikut:
Assalamualaikum warahmatullāhi wabarokātuh

Kami memohon doa kepada umat Ahlus Sunnah wal Jama’ah demi kesuksesan gerakan yang akan kami laksanakan untuk menolak Syiah dan acara-acara Syiah yang akan mereka adakan di Bondowoso.

Kemarin, Rabu 23 maret, sebagai langkah yang pertama dari beberapa planing yang telah kami rencanakan, kami yang tergabung dalam FOKUS (Forum Komunikasi Ulama Sunni) di dalamnya ada as Shofwah niqobah Bondowoso-Situbondo (himpunan alumni Sayyid Muhammad Alawi al Maliki, Makkah), IKSAS (Ikatan Santri dan Alumni Sukorejo) Cab. Bondowoso, IASS (Ikatan Alumni dan Santri Sidogiri) Cab. Bondowoso, IAS (Ikatan Alumni Sarang) Cab. Bondowoso, Tanaszaha (Ikatan Alumni dan Santri Zainul Hasan Genggong) Cab. Bondowoso, Ar Ruhama (Ikatan Alumni Pesantren Sayyid Muhammad al Maliki, Bondowoso), beberapa MWC NU, puluhan pesantren dan ORMAS Islam di Bondowoso sudah melakukan audensi dengan Bupati Bondowoso. Kami meminta kepada Bapak Bupati supaya menggagalkan acara-acara yang akan dilaksanakan oleh kelompok Syiah. Yang kami jadikan dasar utama, PERGUB No. 55 tahun 2012.

Kemudian rencana kedua yang akan kami laksanakan adalah melakukan LONG MARCH SIMPATIK untuk penolakan Syiah dan penggagalan acara-acara Syiah, yang insya Allah akan kami laksanakan nanti pada hari Ahad, 3 April 2016.

Untuk itu kami mohon kepada umat Ahlus Sunnah untuk membacakan Hizbun Nashor (bagi yang bisa), atau doa apa saja untuk kesuksesan gerakan kami ini.

(Akhukum, Muhammad Hasan Abd. Muiz. Pengasuh Pesantren Sayyid Muhammad Alawi al Maliki, Bondowoso)

sumber: nugarislurus