Alhamdulillah, Puluhan Masjid Bersejarah di Saudi akan Dipugar

11/05/2015

Alhamdulillah, Puluhan Masjid Bersejarah di Saudi akan Dipugar

Tags

Sekitar 21 masjid bersejarah yang ada di seluruh Arab Saudi akan dipugar. Pemugaran dilakukan Komisi Arab Saudi untuk Pariwisata dan Warisan Nasional (SCTNH), beserta Al-Turats Heritage Foundation.

Dilansir dari Arab News, Kamis (5/11), pada pertemuan ke-39 baru-baru ini, SCTNH juga telah menyiapkan sebuah proyek untuk mengembalikan kondisi masjid-masjid lain, bekerja sama dengan Kementerian Urusan Islam.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dari Al-Turats Foundation yang telah bekerja pada pemulihan masjid selama 17 tahun terakhir. Masjid yang telah dipulihkan termasuk Masjid Al-Zawiyah di Yanbu, Masjid Al-Ghamamah dan Masjid Abu Bakar Siddique.

Masjid Umar bin Al-Khattab di Madinah telah dipulihkan dengan bantuan perusahaan Al-Manakha, dan masjid Al-Sakhrah dengan dukungan Presiden SCTNJ Pangeran Sultan bin Salman.

Masjid Al-Shafei di Riyadh telah dipulihkan dengan dana yang dialokasikan oleh almarhum Raja Abdullah, sedangkan Masjid Al-Aushazah di Riyadh dengan bantuan mendiang Putri Sultanah binti Ahmad Al-Sudairi. 

Pemugaran Masjid Al-Dhuwaihiriyah akan selesai dengan bantuan dari Pangeran Sultan bin Salman, sedangkan pemugaran Masjid Al-Sarihah, Al-Mureeh, Al-Dawasir dan Al-Husseini akan dibantu oleh warga setempat.

Enam masjid lain di Provinsi Timur akan dipulihkan dengan dukungan dari Komisi Kerajaan Jubail dan Yanbu. Lima dari masjid ini berada di Al-Ahsa dan satu masjid ada di dekat Jubail.

Perencanaan untuk memugar delapan masjid lain juga telah selesai, seperti Masjid Al-Baiah di Makkah, dan lima masjid lain di daerah Sabaa Masajid.

Masjid Al-Memar dan Al-Hanafi di Jeddah akan dipulihkan dengan dukungan dari Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman.

Secara keseluruhan, sekitar 87 masjid bersejarah di Arab Saudi telah didata untuk pemugaran, termasuk empat masjid di Makkah, delapan di Madinah, 14 di Riyadh, lima di Qassim, 36 di Asir, enam di Tabuk, enam di Jazan, empat di Najran dan empat di Baha. (pustama/republika.co.id, edisi 5/11/15)