Mengonsumsi Pil Penunda Haid untuk Haji dan Puasa - Fatwa MUI

5/18/2015

Mengonsumsi Pil Penunda Haid untuk Haji dan Puasa - Fatwa MUI

Tags

Sidang Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia tanggal 12 Januari 1979 telah mengambil keputusan :  
1.       Penggunaan Pil Anti Haid untuk kesempatan ibadah haji hukumnya mubah. 
2.       Penggunaan Pil Anti Haid dengan maksud agar dapat mencukupi puasa Ramadhan seblum penuh, hukumnya makruh. Akan tetapi, bagi wanit yang sukar menqada puasanya pada hari lain, hukumnya mubah. 
3.       Penggunaan  Pil  Anti  Haid  selain  dari  dua  hal  tersebut  di  atas, hukumnya  tergantung pada niatnya. Bila untuk perbuatan yang menjurus kepada pelanggaran hukum agama, hukumnya haram. 


Jakarta, 12 Januari 1979
KOMISI FATWA MUI
Ketua         : K.H. M. Syukri Ghozali
Sekretaris   : H. Musytari Yusuf, LA