Inilah Hal-Hal yang akan Dibahas Ijtima' Ulama Komisi Fatwa MUI Tahun 2015

5/22/2015

Inilah Hal-Hal yang akan Dibahas Ijtima' Ulama Komisi Fatwa MUI Tahun 2015

Tags

Pembaca Pustama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali akan menggelar Ijtima' Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia. Kegiatan yang digelar untuk kelima kalinya ini akan dihelat pada 7-10 Juni mendatang di Pondok Pesantren At-Tauhidiyah, Cikura, Tegal, Jawa Tengah. 

Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat, Prof KH Hasanuddin AF dalam talk show "Peran Fatwa Ulama dalam Kehidupan Bermasyarakat dan Beragama," di Gedung MUI Pusat, Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/05) sebagaimana dijelaskan SI Online menjelaskan, secara garis besar tema pembahasan dalam ijtima dibagi dalam tiga masalah: masail asasiyah wathaniyah (masalah strategis kebangsaan), masail fiqhiyyah mu'ashirah (masalah fiqh kontemporer) dan masail qanuniyah (masalah hukum dan perundang-undangan). 

Untuk persoalan strategis kebangsaan, Ijtima' akan membahas sejumlah persoalan seperti :

  1. Pemimpin yang tidak menjalankan janjinya dalam kampanye
  2. Takfir (pengkafiran)
  3. Radikalisme
  4. Penelantaran lahan
Sementara soal fiqh kontemporer, Ijtima' akan membahas sejumlah persoalan seperti:
  1. Fenomena haji berulang
  2. Hukum menggusur masjid
  3. Soal hukuman mati
  4. Status dana pensiun
  5. Imunisasi 
  6. Hak pengasuhan anak bagi pasangan cerai karena beda agama
Sedangkan untuk masalah hukum dan perundang-undangan, Ijtima' akan membahas sejumlah persoalan seperti: 
  1. Ekonomi syariah
  2. Pengelolaan BPJS sesuai syariah
  3. RUU Minuman Beralkohol
  4. Revisi KUHP dan KUHAP
Ijtima' Ulama Komisi Fatwa untuk pertama kalinya dilaksanakan pada 2003 lalu di Jakarta untuk selanjutnya dilakukan secara rutin setiap dua tahun. Ijtima' keempat digelar pada 2012 lalu di Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Ijtima' Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia adalah forum pertemuan ulama berskala nasional yang diikuti para pimpinan komisi fatwa MUI se-Indonesia, lembaga-lembaga fatwa ormas Islam Indonesia, pimpinan pondok pesantren, pimpinan perguruan tinggin Islam, pusat kajian hukum Islam dan para ahli hukum Islam se-Indonesia untuk membahas beram persoalan kontemporer bangsa dalam perpektif hukum Islam.


Demikian pembaca Pustama, semoga nantinya para ulama bisa memberikan hal yang terbaik pada berbagai permasalahan di atas. Demikian juga, semoga nantinya Pustaka Madrasah bisa memberikan hasil dari kegiatan tersebut kepada pembaca Pustaka semua.